4 Jenis Penyakit yang Kerap Mengintai Wanita

Sebagian besar penyakit tidak mengenai istilah usia ataupun juga jenis kelamin. Ketika seseorang memiliki gaya hidup buruk, maka resiko serangan penyakit yang mengintai menjadi lebih dekat. Contohnya untuk kebiasaan mengkonsumsi makanan siap saji dan berminyak, mengandung kolesterol tinggi akan tetapi rendah gizi, terlalu sering mengkonsumsi makanan jenis tersebut bahaya obesitas kemungkinan terjadi. Namun demikian, ada beberapa jenis penyakit yang khususnya dapat menyerang kaum hawa. Benarkah? Untuk mengetahui sejumlah penyakit tersebut, sebagai berikut:

Kanker payudara

Salah satu jenis penyakit kanker yang kerap kali mengintai kesehatan wanita ialah kanker payudara. Penyakit kanker tersebut umumnya menyerang wanita di atas usia 50 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan dapat menyerang kaum hawa yang masih berusia 30-an tahun. Kanker payudara dapat dipicu oleh beberapa faktor, terutama masalah keturunan. Bila ada dari seorang nenek atau ibu yang mengidap penyakit tersebut maka tidak menutup kemungkinan juga akan terjadi kepada keturunan. Beberapa gejala yang timbul adalah adanya benjolan pada daerah payudara, pori-pori payudara menonjol, dan daerah tersebut tampak kemerahan, serta disertai terasa sakit. Ketika penyakit ini sudah terdeteksi pada stadium lanjut, peluang untuk sembuh sangat kecil karena sel-sel kanker telah menyebar.

Kanker serviks

Setelah kanker payudara, jenis penyakit lain yang menjadi momok menakutkan bagi kaum hawa adalah kanker serviks. Suatu jenis penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita khususnya di sekitar leher rahim. Penyebab munculnya penyakit kanker serviks adalah Human Papiloma Virus (HPV) yang mana penyebaran atau penularan virus tersebut sangatlah mudah yakni didasari dari gaya hidup buruk, seperti sering merokok, berhubungan dengan banyak pasangan, kurang terjaganya kebersihan, dan lain sebagainya. Adapun beberapa gejala yang dialami oleh penderita di antaranya nyeri saat berhubungan, keputihan abnormal, sakit daerah pinggul, siklus menstruasi yang berlebihan, berat badan tidak normal, bahkan bisa mengalami pendarahan. Sama halnya dengan kanker payudara, penyakit kankser serviks sangat berbahaya bahkan memicu kematian apabila penyebaran sel kanker telah menyerang organ-organ tubuh lain. Meski sudah dilakukan operasi, namun kerap kali muncul kembali bahkan bisa merenggut keselamatan penderita.

Keputihan abnormal

Keputihan adalah siklus normal yang dialami seorang wanita, yaitu keluarnya lendir (dari vagina) yang diproduksi oleh leher rahim serta kelenjar dari dalam vagina. Cairan yang keluar tersebut pada dasarnya memiliki fungsi khusus yakni membawa bakteri dan juga sel-sel yang sudah mati. Dalam hal ini, keputihan yang dikatakan normal adalah cairannya bening dan tidak berbau. Sementara untuk keputihan yang tidak normal umumnya lebih kental menyerupai putih susu, abu-abu, atau kuning, menimbulkan bau busuk dan amis, bahkan sering merasa gatal pada vagina serta nyeri di daerah perut. Infeksi jamur dan kanker serviks bisa saja timbul ketika yang terjadi adalah keputihan abnormal (tidak normal). Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan cepat dan tepat.

Radang panggul

Kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan (rahim) adalah salah satu penyebab radang panggul. Penyakit radang panggul adalah suatu infeksi yang juga menyerang daerah reproduksi wanita, khususnya pada tuba fallopi, rahim, ovarium dan serkitar daerah panggul. Apabila tidak segera mendapat penanganan terbaik, penyebaran bakteri penyebab infeksi akan mengakibatkan kondisi yang lebih parah. Radang panggul perlu diwaspadai di samping beberapa penyakit kanker yang menyerang karena bakal mengancam kesehatan rahim atau bahkan harus dilakukan pengangkatan ketika kondisinya sudah dikhawatirkan.

Ragam jenis penyakit yang dapat mengintai kesehatan kaum hawa. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Meninggalkan gaya hidup buruk dan menerapkan pola hidup sehat perlu dilakukan untuk dapat hidup bahagia sampai hari tua.

This entry was posted in Kesehatan and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *